iniberitaterkini

politik / Cuplikan sumber / Arsip berita

Hari Demokrasi Internasional 2026: Sejarah dan tujuannya

ANTARA News
Hari Demokrasi Internasional 2026: Sejarah dan tujuannya
Direktur LBH Jakarta Arif Maulana (kedua kanan), perwakilan Gusdurian Anita Wahid (kedua kiri), Ketua Komnas Perempuan Azriana (kiri), dan Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos (kanan) berbicara dalam konferensi pers bertajuk Demokrasi Diujung Tanduk, di Jakarta, Minggu (15/9/2019). Konferensi pers yang diadakan dalam rangka peringatan Hari Demokrasi Internasional itu membahas empat aspek penting untuk menilai secara segmentif kondisi demokrasi di Indonesia, diantaranya kebebasan sipil, partisipasi sipil, supremasi hukum dan perlindungan HAM. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pd.

Setiap 15 September, masyarakat dunia memperingati Hari Demokrasi Internasional sebagai momentum untuk kembali melihat ...

Cuplikan dari feed ANTARA News. Laporan lengkap tersedia di penerbit asal; cuplikan ini bukan laporan atau verifikasi independen redaksi iniberitaterkini.

Baca laporan di ANTARA News
Ke beranda iniberitaterkini

Sebelum membagikan, periksa sumber dan konteks berita →